Tuesday, November 12, 2013

Kreativitas dan Teori SCAMPER


this picture is taken from google.com

Haloooooo. Selamat pagi siang sore malam :D Dalam post ini saya mau membahas tentang kreativitas dan Teori SCAMPER. Sebenernya kreatif itu gimana sih? Teori SCAMPER itu apa? Nah langsung aja yaaa.
Kreatifitas adalah kemampuan untuk menentukan pertalian baru, melihat subjek dari perspektif baru, dan menentukan kombinasi-kombinasi baru dari dua atau lebih konsep yang telah tercetak dalam pikiran. (James R. Evans, 1994)
Nah, kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,
Kreativitas adalah 1kemampuan untuk mencipta; daya cipta; 2perihal berkreasi; kekereatifan.
Kreatif sendiri berarti 1memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; 2bersifat (mengandung) daya cipta: pekerjaan yang – menghendaki kecerdasan dan imajinasi.

Dari beberapa pengertian di atas, kreativitas merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan suatu hal baru, tidak selalu menciptakan hal baru yang belum pernah ada sebelumnya, tetapi juga bisa mengembangkan sesuatu menjadi lebih baik dan bermanfaat. Dengan begitu, bisa lebih berguna untuk kehidupan manusia sehari-hari.

Terkadang, terasa sangat sulit mendapatkan sebuah ide untuk mengembangkan sesuatu, atau menemukan sesuatu yang baru. Nah, di sinilah Teori SCAMPER, suatu teknik kreatif untuk brainstorming bisa membantu teman-teman. Dengan Teori SCAMPER ini kita bisa terbantu untuk menemukan hal-hal unik yang baru, menjadi termotivasi untuk berpikir bagaimana kita bisa mengembangkan suatu benda yang sudah ada menjadi hal baru yang lebih berguna dan bermanfaat.

SCAMPER sendiri merupakan akronim dari Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another Use, Eliminate, and Reverse.  Teori SCAMPER ini didasarkan pada pemikiran bahwa segala sesuatu yang baru merupakan modifikasi dari sesuatu yang sudah ada.

Yang pertama, Subtitute atau mengganti. Metode ini berusaha memikirkan dan melakukan penggantian bagian dari hal yang sudah ada sehingga bisa lebih bermanfaat dan lebih baik dari sebelumnya.

Combine, di metode ini kita melakukan penggabungan dua atau lebih bagian tertentu dari sesuatu yang sudah ada sehingga menghasilkan hal baru yang berbeda dan lebih bermanfaat.

Adapt, berusaha melakukan adaptasi ide yang sudah ada untuk memecahkan masalah yang ada ataupun mengadaptasikan hal yang sudah ada menjadi lebih baik untuk penggunanya.

Magnify, melakukan pembesaran atau perluasan ide sehingga dapat memberikan nilai tambah atau menambahkan kegunaan lain dari sebelumnya.

Put to another use, menempatkan ide yang sudah ke dalam bentuk lain sehingga dapat memecahkan masalah yang ada.

Eliminate, melakukan penyederhanaan, pengurangan, atau penghilangan komponen-komponen tertentu sehingga bias lebih focus pada bagian atau fungsi yang paling penting.

Reverse, berusaha melakukan upaya penyusunan atau penataan ulang yang berbeda dari komponen atau prosedur yang sudah ada sehingga dapat memberikan nilai tambah dibandingkan dengan sebelumnya.

Biasanya, tujuh metode ini akan lebih mudah diterapkan dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan yang menjurus ke masing-masing metode tersebut. Dengan begitu, bisa lebih membantu saat melakukan brainstorming sehingga lebih mudah pula untuk mengkreasikan hal-hal yang sudah ada dan dapat menghasilkan hal baru yang lebih bermanfaat dan lebih baik.

Semoga info tentang teori scamper ini bisa membantu teman-teman :)

Regards, Oryza.

No comments:

Post a Comment