![]() |
| This picture is taken from google.com |
Haaaaaiiiii :D Apa kabar kalian
hari ini? Semoga selalu sehat dan damai dalam lindungan Allah ya :))
Pada kesempatan kali ini saya mau
sharing tentang public speaking atau berbicara di depan umum. Ini merupakan
salah satu materi yang saya dapatkan dari mata kuliah saya, yaitu keterampilan
interpersonal.
Public speaking, kalau kalian sama sekali belum pernah melakukannya, atau mengingat pertama kali kalian melakukan ini, menurut kalian mudah atau sulit sih? Kalau saya pribadi ya, agak-agak susah hehe. Yah berhubung saya itu orangnya agak pemalu, jadi bicara di depan umum itu bukan hobi saya hihi. Tapi memang segala sesuatu, kalau kita belum coba pasti terasa sulit. Padahal, beranikan diri sekali saja untuk bergerak, setelah itu pasti kita merasa biasa-biasa saja, dan malah jadi terbiasa. Jadi, pada topic kali ini saya bagi jadi 2 ya. Tahap persiapan dan tahap presentasi.
Yang pertama, tahap persiapan.
Nah di tahap persiapan ini, kita mempersiapkan semuanya. Mulai dari materi,
penampilan, dan cara kita menyampaikan materi yang dibawakan. Semuanya harus
kita siapkan dengan baik. Agar penjelasannya lebih mudah, kita pakai 5W+1H.
WHAT? Ini merupakan persiapan untuk materi apa yang akan kita
sampaikan. Usahakan materi yang kita sampaikan ini tidak berbelit-belit,
sederhana, sehingga mudah dimengerti oleh audiens. Berikan juga beberapa contoh
untuk memudahkan audiens memahami masalah yang sedang kita sampaikan.
WHO? Siapa saja kah pendengar atau penonton kita? Materi yang
disampaikan tentu harus disesuaikan dengan usia, pekerjaan, maupun jumlah audiens
yang hadir. Jika audiensnya adalah anak-anak, tentu kita harus menggunakan
bahasa yang sangat simpel dan mudah dimengerti, serta harus disampaikan dengan
menarik, karena biasanya anak-anak mudah bosan. Jika kita menyampaikan materi
untuk kaum terpelajar, mungkin materi yang disampaikan maupun bahasa yang
digunakan bisa agak berat, tetapi tetap interaktif dan mudah dimengerti. Untuk
jumlah audiens, tentu saja jika audiensnya banyak, volume suara kita harus keras.
Kemudian jika audiensnya sedikit, tentu saja jangan sampai suara kita terlalu
keras. Semuanya harus kita perkirakan dengan baik.
WHERE? Pada saat akan melakukan presentasi, kita harus sudah
mengetahui tempat dan sarana yang ada seperti apa. Jika sudah mengetahui dan
mengenal tempatnya, tentu kita bisa merasa nyaman pada saat melakukan
presentasi. Dengan mengetahui sarana yang ada, kita bisa menentukan akan
melakukan presentasi seperti apa dengan memanfaatkan sarana-sarana yang ada.
WHEN? Mengetahui waktu atau durasi yang diberikan untuk kita juga
penting. Sehingga kita bisa mempersiapkan materi presentasi dengan baik. Apakah
panjang, mengikuti waktu yang disediakan karena cukup banyak, atau pendek
tetapi didominasi dengan praktek karena waktu yang disediakan hanya sedikit.
Mengetahui kapan dilaksanakannya juga penting, karena jika dilaksanakan siang
hari, biasanya audiens sudah mengantuk dan malas mendengarkan materi. Oleh karena
itu kita bisa mempersiakan materi yang interaktif, sehingga audiens tidak
merasa bosan.
WHY? Kita juga harus mengetahui untuk tujuan apa kita membawakan
materi, sehingga materi yang dibawakan bisa dipersiapkan dengan baik.
Yang terakhir, HOW? Bagaimana cara kita menyampaikan? Yang
paling besar harus diperhatikan yaitu ekspresi wajah, bahasa tubuh, juga
gerakan tubuh. Kemudian nada dan suara, lalu penggunaan kata. Mengapa bahasa
tubuh yang terpenting? Karena bahasa tubuh adalah hal-hal yang secara tidak sadar
juga kita sampaikan kepada audiens, sehingga kita harus berhati-hati. Jika kita
memperlihatkan bahasa tubuh yang tidak baik atau tidak sopan, tentu bisa saja
disalahartikan oleh audiens.
Untuk tahap presentasi,
teman-teman bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
1.
Bangkitkan antusiasme audiens
2.
Ciptakan situasi yang menyenangkan
3.
Gunakan alat bantu agar presentasi menjadi lebih
interaktif
4.
Usahakan pendengar berpartisipasi dalam materi
yang sedang kita sampaikan
5.
Atasi terlebih dahulu pendengar yang sulit,
seperti menarik perhatiannya
6.
Berikan sesi tanya jawab, sehingga pendengar
bisa menanyakan hal-hal yang tidak dimengerti
7.
Teruslah berlatih, berlatih, dan berlatih :)
Yak, dari materi di atas, mungkin
teman-teman bisa praktekkan mulai dari tahap persiapan hingga tahap presentasi.
Intinya, beranilah untuk mencoba dan teruslah berlatih, jangan mudah menyerah. Oh iya, untuk teman-teman yang ingin belajar lebih dalam dan menguasai lebih baik lagi tentang public speaking bisa di www.teachyourkidspublicspeaking.com. Semoga
bisa membantu :D
Regards, Oryza.

No comments:
Post a Comment